Tausyiah Singkat; Profil Syaih Abdul Qadir Jailani


Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang ‘alim di Baghdad. Biaografi beliau dimuat dalam Kitab Adz Dzail ‘Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali. Buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Baca lebih lanjut

Prof. KHR MUHAMMAD ADNAN (1889—1969)


“SALAH SATU ULAMA  PENDIRI IAIN JOGJA”

Seorang ulama, pendidik, dan guru besar agama Islam yang namanya tidak asing lagi di Indonesia. Sebagai tokoh ulama dalam jajaran kepenghuluan yang sebagai pengasuh Madrasah Manba’ul Ulum Surakarta yang banyak mendidik kader-kader penghulu keagamaan di Indonesia. Pendiri Mahkamah Syariah di Surakarta dan PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri) dan sebagai rektornya yang pertama, yang sebagai cikal-bakal IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ulama ini termasuk ahli dalam tradisi Baca lebih lanjut

Sejarah Runtuhnya Kerajaan Majapahit 1400 Saka / 1478 Masehi


JUN, 2015

SEJARAH RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT YANG DI SEMBUNYIKAN PEMERINTAH

——————————————–

Majapahit adalah sebuah Kerajaan besar. Sebuah Emperor. Yang wilayahnya membentang dari ujung utara pulau Sumatera, sampai Papua. Bahkan, Malaka yang sekarang dikenal dengan nama Malaysia, termasuk wilayah kerajaan Majapahit. Majapahit berdiri pada tahun 1293 Masehi. Didirikan oleh Raden Wijaya yang lantas setelah dikukuhkan sebagai Raja beliau bergelar Shrii Kertarajasha Jayawardhana. Eksistensi Majapahit sangat disegani diseluruh dunia. Diwilayah Asia, hanya Majapahit yang ditakuti oleh Kekaisaran Tiongkok China. Di Asia ini, pada abad XIII, hanya ada dua Kerajaan besar, Tiongkok dan Majapahit.

Lambang Negara Majapahit adalah Surya. Benderanya berwarna Merah dan Putih. Melambangkan darah putih dari ayah dan darah merah dari ibu. Lambang nasionalisme sejati. Lambang kecintaan pada bhumi pertiwi. Karma Bhumi. Dan pada jamannya, bangsa kita pernah menjadi Negara adikuasa, superpower, layaknya Amerika dan Inggris sekarang. Pusat pemerintahan ada di Trowulan, sekarang didaerah Mojokerto, Jawa Timur. Pelabuhan iInternasional-nya waktu itu adalah Gresik. Baca lebih lanjut

Pendidikan Populer


kover buku pendidikan populerBuku pendidikan populer yang disunting oleh para tokoh aktivis sosial Alm. Mansour Fakih, Roem Topatimasang, Toto Rahardjo adalah salah satu karya besar di dunia fasilitator negeri ini dalam mengembangkan metode pendidikan populer sebagai tujuan dari membangun pandangan sosial secara kritis kedalam masyarakat. buku setebal 142 halaman ini efektif sebagai alat bantu/panduan bagi para fasilitator yang bekerja dalam pengembangan model pembelajaran di masyarakat. silahkan mendowload bukunya DISINI untuk dapat mempelajari lebih jauh isi yang terkandung didalamnya. selamat membaca dan mulailah melihat sesuatu dari sudut pandang kritis

Nasohiul ‘Ibad; Karya Imam Nawawi Al-Bantani


Nashaihul Ibad 2 pdf kiatab kuning -500x500Nasihat-nasihat agama dan tuntunan bagi manusia menuju ke hadrat Allah swt.Sangat penting bagi siapa sahaja yang ingin selamat dalam merentasi pelbagai rintangan dan halangan di dunia menuju kehidupan yang abadi. kitab ini berisi Hadits-hadits dan terbagi dari beberapa Mukobalah. sangan bagus dan santun untuk kita kaji bersama. Apalagi sekarang lagi bulan puasa mengisi waktu luang kita dengan mengkaji kitab ini lebih bermanfaat. insyallah dalam waktu dekat saya akan unggahkan file berupa pengajiannya. Doakan saja biar saya sehat wal afiat.
Kitab Ini Bisa di Download disini

All You Need Is Love; Cak Nur di Mata Pemuda


1 Cover All-you-need-is-lovePara penulis yang esainya diterbitkan di sini adalah anak-anak muda. Kecuali satu (Irfan Mohamad, pada esai ketiga), semuanya berusia di bawah 40 tahun, dan rata-rata lahir antara akhir 1970-an dan awal 1980-an. Artinya, mereka belum lahir ketika Cak Nur menyampaikan pidatonya yang menghebohkan itu, berjudul “Keharusan Pembaharuan Pemikiran Islam dan Masalah Integrasi Umat”, di Jakarta, Januari 1970, yang menandai kiprahnya sebagai – meminjam istilah Tempo mengenainya – “penarik gerbong” gerakan pembaharuan Islam Indonesia. Sebagian penulis muda ini cukup akrab dengan Cak Nur sebagai pribadi: dia memberi khotbah nikah dalam perkawinan Burhanuddin, misalnya, dan iman Irfan “terselamatkan” berkat ceramah-ceramahnya di Paramadina (itu pula sebabnya mengapa esainya harus disertakan dalam kumpulan ini). Tapi sebagian lainnya tidak pernah melihat sosoknya secara langsung dan hanya menyaksikannya di televisi atau membacanya di media massa atau buku. Bahkan A. Sa’duddin Sabilurrasad, penulis termuda dalam kumpulan ini, baru berusia satu tahun ketika Cak Nur membentuk Paramadina, lembaga yang hampir diidentikkan dengannya, pada November 1986. buku ini bisa di download disini

Sejarah Tuhan; Karen Amstrong


tuhanKaren Amstrong terkenal sebagai penulis dunia yang banyak menghasilkan banyak buku laris tentang agama. Buku berjudul ‘Sejarah Tuhan’ menjadi salah satu buku Karen yang menjadi buku terlaris berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada buku ini ia menuliskan tentang sejarah tiga agama besar, Islam, Kristen dan Yahudi (Yudaisme). Layaknya sebuah ensiklopedia, tiap-tiap agama dipaparkan Karen dengan sudut pandang yang objektif. Pemaparan tanpa keberpihakan. Karen tak menjelek-jelekkan satu agama dibanding agama lainnya. Seperti sebuah buku sejarah, Karen menuliskan tentang ketiga agama tersebut berdasarkan berbagai pengetahuan dan informasi sejarah yang ia baca dan ketahui. ‘Sejarah Tuhan’ agaknya menjadi rangkuman dari informasi itu. Untuk masing-masing agama dan keyakinan Karen membahasnya berdasarkan ciri-ciri mencolok masing-masing agama. Pada agama Yahudi ia memaparkan bagaimana agama itu datang dengan konsep Tuhan Yang Esa pada masa keyakinan akan banyak Tuhan (dewa). Bagaimana agama Yahudi kemudian secara kuat mampu melawan keyakinan kaum pagan yang mempercayai banyak dewa kala itu. Alhasil pembaca dibuat tahu bukan hanya tentang agama Yahudi, tapi juga agama kaum pagan. Pada agama Kristen Karen lebih memfokuskan pada konsep trinitas agama Kristen. Ia membahas bagaimana konsep trinitas ini menjadi salah satu faktor penyebab berkembangnya agama Kristen. Namun, bukan hanya memaparkan tentang keunggulan konsep trinitas saja, Karen juga memparkan bagaimana kelemahan trinitas yang selama ini sering diperdebatkan oleh banyak tokoh berbagai agama. Lagi-lagi sebagai penulis yang objektif ia juga memaparkan bagaimana Agama Kristen yang menawarkan konsep keesaan Tuhan malah menawarkan trinitas yang seakan tak mengesakan Tuhan. Untuk agama Islam, Karen menonjolkan bagaimana konsep Islam yang menawarkan keesaan Tuhan yang diperkuat dengan keindahan bahasa Al Quran yang sarat pesan perdamaian. Karen juga banyak membahasan tentang Nabi Muhammad SAW. Pembahasan Karen pada bagian agama Islam terkesan lebih banyak dan lebih kuat dibanding agama-agama lain. Karen memang terkenal memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah atau budaya arab pada masa pra dan pasca Islam. Pada penjelasan tentang agama Islam terkesan kuat bahwa Karen menganggumi sosok Nabi Muhammad. Sebenarnya bukan hanya pada buku Sejarah Tuhan saja, Karen telah menghasilkan beberapa buku yang khusus bercerita tentang Nabi Muhammad. Beberapa tokoh kalangan Islam berpendapat Karen lebih memihak pada agama Islam karena banyaknya pembahasan tentang Islam dan Nabi Muhammad. Dimana terlihat jelas dalam tulisan-tulisannya, Karen mengagumi sosok Nabi Muhammad, sebagai seorang pemimpin dan pendakwah agama. Ditambah pula dengan beberapa buku-buku Karen yang khusus menceritakan, memaparkan tentang Nabi Muhammad SAW. Namun, walaupun beberapa tokoh agama Islam berpendapat Karen memiliki ketertarikan pada agama Islam, Karen sampai saat ini tak memilih agama manapun untuk ia ikrarkan sebagai agamanya. Ia menyebut dirinya sebagai ‘freelance monoteism’. Karen menunjukkan dirinya tidak berusaha memihak satu teologi manapun, ia hanya berusaha memahami secara empatik dan kronologis. Jikalau ada keberpihakan biasanya Karen memihak karena alasan moral dari dalam dirinya, yaitu keberpihakan pada teologi yang menjunjung kedamaian hidup di dunia. Salah satu pandangan subjektifnya yang bersumber dari harapannya akan kedamaian dan kebermaknaan hidup antar sesama manusia muncul dalam bentuk teologis perdamaian. Karen juga menganggap Atheis atau keyakinan akan tak adanya Tuhan sebagai pilihan yang tak logis. Ia menganggap agama dan kepercayaan akan Tuhan sebagai kebutuhan yang tak bisa diacuhkan. Baginya manusia harus memiliki keyakinan sebagai pembimbing mereka menjadi umat yang baik. Ia beranggapan karena kebutuhan itulah orang-orang zaman dulu menciptakan karakter dewa-dewa. Apapun pilihan Karen untuk tidak menganut agama tertentu, buku ‘Sejarah Tuhan’ yang disajikan dengan objektif layaknya ensiklopedia ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mengetahui tentang sejarah tiga agama besar, Islam, kristen dan Yahudi.

Bagi pembaca yang ingin mendownload buku ini silahkan di sini